kalian tau gak sih,
kenapa sih kita mesti hidup ?
kenapa di bumi ini ada kehidupan ?
itu semua karna Allah. hanya Allah yang tau bagaimana kehidupan ini, karena yang mengatur semuanya dan menentukan baik buruknya itu hanyalah Yang Maha Kuasa.
ada pepatah mengatakan "urip kui mung mampir ngombe" (bahasa jawa) yang artinya "hidup itu cuman mampir untuk minum" bener sih, kita hidup di bumi cuman sementara, setelah itu semua kehidupan di matikan dan dikekalkan di alam yang lain.dan semua itu pasti ada tujuannya, yang kita masih belum tau apa tujuannya, emang ada yang tau? kasih tau dooonngg...
ada ilustrasi menarik ...
seorang kakek buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu. pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan sedang melihatnya.
supaya tidak penasaran, pria itu bertanya,
"mengapa anda berjalan membawa lampu?"
orang buta itu menjawab, "sebagai penerangan"
dengan heran pria itu bertanya lagi "tetapi bukankah anda buta dan tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"
Orang buta itu tersenyum sambil menjawab, "meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya."
disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.kita di ingatkan untuk tidak jemu-jemu berbuat baik. ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang berkah, berlimpah dan hidup bahagia. meski demikian, rahasia kehidupan ini tersembunyi bagi orang-orang yang egois, kikir, pelit dan melakukan sesuatu berdasarkan apa yang untung bagi dirinya sendiri.
percayalah, apa yang kita lakukan untuk orang lain, suatu saat pasti akan kembali kepada diri kita. sebaliknya jika kita tidak melakukan untuk orang lain, maka suatu saat nanti orang lain juga pasti tau apa yang dilakukan untukmu. :)
kenapa sih kita mesti hidup ?
kenapa di bumi ini ada kehidupan ?
itu semua karna Allah. hanya Allah yang tau bagaimana kehidupan ini, karena yang mengatur semuanya dan menentukan baik buruknya itu hanyalah Yang Maha Kuasa.
ada pepatah mengatakan "urip kui mung mampir ngombe" (bahasa jawa) yang artinya "hidup itu cuman mampir untuk minum" bener sih, kita hidup di bumi cuman sementara, setelah itu semua kehidupan di matikan dan dikekalkan di alam yang lain.dan semua itu pasti ada tujuannya, yang kita masih belum tau apa tujuannya, emang ada yang tau? kasih tau dooonngg...ada ilustrasi menarik ...
seorang kakek buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu. pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan sedang melihatnya.
supaya tidak penasaran, pria itu bertanya,
"mengapa anda berjalan membawa lampu?"
orang buta itu menjawab, "sebagai penerangan"
dengan heran pria itu bertanya lagi "tetapi bukankah anda buta dan tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"
Orang buta itu tersenyum sambil menjawab, "meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya."
disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.kita di ingatkan untuk tidak jemu-jemu berbuat baik. ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang berkah, berlimpah dan hidup bahagia. meski demikian, rahasia kehidupan ini tersembunyi bagi orang-orang yang egois, kikir, pelit dan melakukan sesuatu berdasarkan apa yang untung bagi dirinya sendiri.
percayalah, apa yang kita lakukan untuk orang lain, suatu saat pasti akan kembali kepada diri kita. sebaliknya jika kita tidak melakukan untuk orang lain, maka suatu saat nanti orang lain juga pasti tau apa yang dilakukan untukmu. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar